Beramal Lewat Buku di Bazar Buku untuk Donasi Korban Gempa Sumbar

Germpa di Sumatera Barat yang terjadi pada 30 September 2009 lalu masih menyisakan persoalan. Sebahagian besar penduduk di kecamatan Sungai Limau kabupaten Padang Pariaman kehilangan tempat tinggal. Korban selamat masih tinggal di tenda-tenda pengungsian dan menggantungkan hidupnya pada bantuan. Berdasarkan hasil assessment tim penanggulangan bencana Source of Indonesia, di dusun simpang sekitar 157 dari 174 KK kehilangan tempat tinggal, di dusun kampung kotto; 110 dari 150 KK kehilangan tempat tinggal. Secara garis besar rata-rata sembilan puluh persen penduduk di korong Karambi, Pinjauan, Kamumuan dan Sungai Paku kehilangan tempat tinggal dan masih mengalami trauma.

Berdasarkan hasil Assessment tersebut kemudian tim SoI di kecamatan Sungai Limau melakukan proses penguatan psikologis di tingkatan korban melalui kegiatan trauma healing. Target khusus dari proses trauma healing ini adalah anak-anak. Sedangkan Tim SoI lainnya di Medan membentuk Koalisi Kerja Kemanusiaan untuk Bencana Gempa di Sumbar yang terdiri dari Source of Indonesia (SoI),Suluh Muda Indonesia (SMI), Barisan Mahasiswa Umsu (Barmas Umsu), Siklus Ind. Art, Tirai Teater STIK-P, Mahasiswa Peduli Pendidikan Rakyat (Formappera) dan Pers Mahasiswa Kreatif Unimed, koalisi kerja ini kemudian melakukan kegiatan-kegiatan pengumpulan donasi. Salah satu kegiatannya adalah Book Fair for Charity Sumbar 7.6 SR yang di selenggarakan mulai tanggal 29 Oktober hingga 01 November di Halaman Perpustakaan Daerah.

Pihak-pihak yang kemudian mendukung dan ikut peduli pada kegiatan ini adalah; Perpustakaan Daerah Sumatera Utara, Agromedia group, Karsa Murni, Tiga Serangkai, Erlangga, Grafindo dan Yamaha. Selain buku, didalam bazar ini juga di pamerkan koleksi benda sejarah dari Pusat Studi Ilmu Sejarah (Pusis) seperti koran di tahun 1913, peta kota medan tahun 1913 dan benda sejarah lainnya. Berbagai jenis kreasi dari daur ulang kertas yang dibuat oleh seniman taman budaya pun menjadi salah satu pengisi bazaar. Acara ini juga di isi oleh penampilan Teater yang di bawakan oleh Tirai Teater STIK-P dan Teater Fajar Man 1 Medan kemudian di hari terakhir, para pengunjung diberikan pelatihan gratis membuat berbagai kerajinan tangan dari daur ulang kertas.

Pengunjung yang ingin berpartisipasi membantu korban gempa Sumbar di kecamatan sungai limau cukup dengan membeli buku atau asesori yang ada di dalam bazaar sebab keuntungan yang diperoleh dari penyelenggaraan bazaar ini kemudian akan di sumbangkan pada korban gempa Sumbar. Peserta yang telah menyumbang lewat membeli buku atau assesoris lainnya, kemudian dapat mengecek penggunaan sumbangan yang diberikannya lewat laporan yang dikirmkan langsung ke alamat penyumbang. Selain untuk penggalangan dana, Kegiatan Bazar buku ini juga dimaksudkan untuk tetap mengingatkan kepada kita semua bahwa persoalan gempa di Sumatera Barat belumlah tuntas sepenuhnya.
 

 

Kategori:

Topic: